KAMPUSBET – Ibrahimovic Mau ke MU, Solskjaer Bersedia Menyambut

Kampus Bet

Kampus Bet – Ibrahimovic Mau ke MU, Solskjaer Bersedia Menyambut

 

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menyambut keinginan Zlatan Ibrahimovic kembali ke Old Trafford.

Ibrahimovic, yang kini berkostum Los Angeles Galaxy, sempat mengatakan bersedia ke MU terkait dengan kepergian Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan.

Solskjaer tidak keberatan jika penyerang gaek itu benar-benar berniat kembali membela MU, namun umur Ibrahimovic menjadi perhatian tersendiri bagi sosok pengganti Jose Mourinho tersebut.

“Jika dia masih berusia 28 bukan 38 pada bulan depan, maka akan ada sebuah perbedaan besar,” kata Solskjaer dikutip dari Manchester Evening News.

Ibrahimovic dan Solskjaer diketahui pernah bertemu muka di rumah Solskjaer sebelum berlaga di liga sepak bola Amerika Serikat.

 

Baca Juga :

Lawan Mundur, Rafael Nadal ke Babak Ketiga Tanpa Tanding

 

“Zlatan menjalani karier yang bagus di sini, dia masih bisa tampil dengan baik, sayang dia mendapat cedera,” ucap Solskjaer.

“Siapa tahu, dia punya nomor saya, dia sudah tahu rumah saya. Kami bisa berbicara, jika dia serius saya akan berbicara dengan Zlatan,” tambahnya.

Kontrak Ibrahimovic di Galaxy bakal usai seiring dengan akhir liga sepak bola AS musim 2019. Setelah itu Ibrahimovic berstatus bebas transfer dan klub peminat bisa merekrut mantan pemain timnas Swedia itu tanpa harus membayar sepeser pun kepada Galaxy.

Bersama Galaxy, Ibrahimovic sudah menjalani 49 pertandingan dan mencetak 44 gol dalam dua musim. Sebelumnya ketika masih bersama MU, sejak 2016 hingga 2018, pemain yang mengoleksi gelar juara liga dari empat negara berbeda itu membukukan 29 gol dari 53 laga. Kampus Bet

KAMPUSBET – Lawan Mundur, Rafael Nadal ke Babak Ketiga Tanpa Tanding

Kampusbet

Kampusbet – Lawan Mundur, Rafael Nadal ke Babak Ketiga Tanpa Tanding

 

Rafael Nadal memijak babak ketiga Amerika Serikat Terbuka 2019 tanpa bertanding. Lawannya, Thanasi Kokkinakis, memutuskan mundur sebelum pertandingan.

Nadal dan Kokkinakis seharusnya bertanding di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Jumat (30/8/2019) pagi WIB pada babak kedua AS Terbuka. Tapi Kokkinakis menyatakan mundur sebelum bertanding karena cedera pada bahu kanannya.

Petenis Australia itu sebelumnya bertanding empat set melawan Ilya Ivashka di babak pertama untuk lolos. Nadal kini menanti pemenang antara Fernando Verdasco vs Hyeon Chung sebagai lawan di babak ketiga.

 

Baca Juga :

Beda Nasib Venus dan Serena, Trio Unggulan Top 10 Ke Babak Ketiga

 

Di pertandingan lainnya, Daniil Medvedev lolos usai menumbangkan Hugo Dellien dalam duel empat set: 6-3, 7-5, 5-7, dan 6-3. Unggulan kelima asal Rusia ini selanjutnya akan menghadapi petenis nonunggulan dari Spanyol, Feliciano Lopez.

Unggulan keenam Alexander Zverev turut menjejak babak ketiga. Ia harus susah payah menundukkan Frances Tiafoe dalam pertandingan lima set dengan skor 6-3, 3-6, 6-2, 2-6, dan 6-3. Petenis Jerman ini akan menghadapi Aljaz Bedene di tahap selanjutnya.

Gael Monfils dan John Isner juga sukses melewati babak kedua. Monfils akan menghadapi Denis Shapovalov, sedang Isner bertemu pemenang antara Cedrik-Marcel Stebe vs Marin Cilic. Kampusbet

KAMPUSBET – Beda Nasib Venus dan Serena, Trio Unggulan Top 10 Ke Babak Ketiga

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET – Beda Nasib Venus dan Serena, Trio Unggulan Top 10 Ke Babak Ketiga

 

Beda nasib dialami kakak beradik Williams bersaudara, Venus dan Serena di Grand Slam US Open 2019. Sang kakak, Venus tersingkir setelah kalah straight set dari unggulan kelima Elena Svitolina, 4-6, 4-6 dalam 1 jam 51 menit di Louis Armstrong Stadium, New York, Amerika Serikat.

Nasib lebih baik diperoleh Serena. Unggulan kedelapan itu nyaris mengikuti Venus. Enam kali juara US Open itu melakukan comeback saat menjinakkan petenis ABG, Catherine McNally dengan skor 5-7, 6-3, 6-1 di Arthur Ashe Stadium.

Juara 23 kali Grand Slam itu dipaksa menguras tenaga saat melawan juniornya. Hasil ini berbeda di babak pertama yang menang mudah atas Maria Sharapova dengan skor 6-1, 6-1. “Aku pikir ini bagus karena Aku ingin memenangi pertandingan dimana aku tidak bisa menunjukkan permainan terbaikku, bermain melawan petenis yang bermain bagus, bisa melewatinya,’’kata Serena.

 

Baca Juga :

Unggul Jauh, Marquez Diyakini Akan Kunci Gelar Juara di Thailand

 

Kemenangan ini melanjutkan rekor kemenangan Serena di babak kedua menjadi 19-0. Hasil positif itu mengirim Serena ke babak ketiga untuk bertemu pemenang laga antara unggulan 29, Hsieh Su-wei dari Taiwan melawan petenis Republik Ceko, Karolina Muchova.

Dalam laga lain, tiga unggulan Top 10 lainnya; Ashleigh Barty, Karolina Pliskova, dan Madison Keys juga melanjutkan langkahnya ke babak ketiga. Mantan petenis nomor 1 dunia, Barty yang menjadi unggulan kedua lolos setelah memulangkan petenis tuan rumah, Lauren Davis, 6-2, 7-6(7/2). Dalam laga berikutnya, juara Grand Slam French Open 2019 itu masih menunggu pemenang antara petenis Yunani, Maria Sakkari melawan Shuai Peng dari China.

Petenis unggulan ketiga Karolina Pliskova melewati babak kedua dengan menghentikan laju Mariam Bolkvadze dari Georgia dengan straight set 6-1, 6-4. Pliskova selanjutnya masih menantikan lawan antara Ons Jabeur dari Tunisia melawan petenis Belarusia, Aliaksandra Sasnovich.

Harapan tuan rumah, Madison Keys yang menjadi unggulan ke-10 menyingkirkan petenis China, Lin Zhu dengan skor 6-4, 6-1. Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Unggul Jauh, Marquez Diyakini Akan Kunci Gelar Juara di Thailand

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET – Unggul Jauh, Marquez Diyakini Akan Kunci Gelar Juara di Thailand

 

Meski kalah di MotoGP Inggris, Marc Marquez terus melesat di klasemen. Pengamat top Carlo Pernat yakin, Marquez akan bisa memastikan gelar juaranya di Thailand.

Pebalap Repsol Honda itu dipaksa Alex Rins finis runner-up usai dikalahkan menjelang garis finis dalam balapan di Silverstone, Minggu (25/8/2019). Rins mengungguli Marquez dengan selisih 0,013 detik saja.

Marquez untuk kedua kali beruntun finis kedua usai menerima hasil serupa di MotoGP Austria. Pada balapan itu, pebalap Ducati Andrea Dovizioso keluar sebagai pemenang usai menyisihkan Marquez di tikungan terakhir.

Pernat meyakini bahwa kekalahan Marquez dari Rins tak sesakit kekalahan dari Dovizioso. Tapi bagaimanapun, Marquez toh berhasil melebarkan keunggulan menjadi 78 poin di klasemen MotoGP dari Dovizioso, rival terdekatnya, yang justru gagal finis di Inggris.

 

Baca Juga :

Lukaku Ukir Catatan Istimewa Usai Gol Debut di Inter

 

Dengan situasi demikian, tidak bisa dipungkiri Marquez nyaris mustahil dicegah dalam memperoleh gelar juara dunia kedelapan dalam kariernya. Pernah memprediksi kejuaraan akan berakhir di Buriram, awal Oktober 2019.

“Di Austria dan Britania, kita sudah melihat Marquez kalah di dua balapan beruntun. Saya pikir kekalahan dari Dovi lebih memukul dia, karena itu adalah kemenangan dari seorang pebalap sejati yang mengalahkan dia seperti yang dia lakukan pada pebalap lain,” Pernat mengatakan kepada GPOne.

“Kekalahan dari Rins hanya sedikit memukul dia, karena Marc mungkin membuat pilihan ban dan setelan yang keliru. Namun di Austria, kekalahan itu karena bakat Andrea sementara di sini di Silverstone itu karena kesalahan dia.”

“Faktanya, meskipun demikian, dia toh unggul 78 poin dalam klasemen dan saya pikir dia akan bisa memastikan gelar juara dunia di Thailand, empat balapan lebih awal. Sebuah hal yang hebat untuk dia, karena kita sedang melihat dominasi yang tidak terbantahkan meski hal itu buruk untuk pebalap-pebalap lain.” Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Lukaku Ukir Catatan Istimewa Usai Gol Debut di Inter

Kampusbet Agen Judi Bola

Kampusbet Agen Judi Bola – Lukaku Ukir Catatan Istimewa Usai Gol Debut di Inter

 

Romelu Lukaku melakoni debut mengesankan usai mencetak satu gol saat Inter Milan menang telak 4-0 atas Lecce pada pekan pertama Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (26/8) waktu setempat.

Lukaku tampil impresif dalam laga debut bersama Inter di pentas Liga Italia. Mantan penyerang Manchester United itu terlibat aktif dalam skema 3-5-2 yang digunakan Antonio Conte.

Lukaku mengelabui lawan dengan kecepatannya, memberikan umpan kunci yang hampir berujung gol Lautaro Martinez, dan yang terpenting mencetak satu gol di laga ini.

Pemain asal Belgia itu mencetak gol pertamanya di kompetisi resmi bersama Inter pada menit ke-60. Lukaku dengan tenang menceploskan bola muntah hasil tendangan Martinez dari luar kotak penalti.

 

Baca Juga :

Gelar Juara Dunia Jadi Kado Ultah, Ini Perasaan Hendra Setiawan

 

Gol yang dicetak Lukaku membuat Inter unggul 3-0 di laga ini. Sebelum gol itu, Inter telah unggul 2-0 berkat torehan Marcelo Brozovic (21′) dan Stefano Sensi (24′).

Gol penutup La Beneamata ke gawang Lecce tercipta melalui tendangan jarak jauh Antonio Candreva (84′).

Satu gol ke gawang Lecce itu membuat Lukaku memperpanjang catatan istimewa berupa gol debut di empat klub terakhir yang diperkuatnya. Selain Inter, pemain 26 tahun itu melakukan hal serupa di West Bromwich Albion, Everton, dan Manchester United.

Lukaku mencetak gol debut di West Brom dengan status pemain pengganti saat menang 3-0 atas Liverpool tahun 2012 silam. Torehan itu berlanjut di Everton dengan mencetak satu gol kala Everton menang 3-2 atas West Ham United, 21 September 2013.

Saat berseragam MU, catatan tersebut bisa dipertahankan Lukaku. Ia mencetak satu gol saat The Red Devils takluk 1-2 dari Real Madrid di ajang Piala Super Eropa, 8 Agustus 2017.

Lukaku didatangkan Inter Milan dari MU dengan dana transfer 73 juta poundsterling. Pemain kelahiran Antwerp, Belgia itu dikontrak selama lima tahun hingga 30 Juni 2024. Kampusbet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – Gelar Juara Dunia Jadi Kado Ultah, Ini Perasaan Hendra Setiawan

Kampus Bet Agen Judi Bola

Kampus Bet Agen Judi Bola – Gelar Juara Dunia Jadi Kado Ultah, Ini Perasaan Hendra Setiawan

 

Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berhasil membawa pulang medali emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Keberhasilan tersebut pun memastikan Ahsan/Hendra menyandang status sebagai juara dunia pada tahun ini.

Pada laga final yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu 25 Agustus 2019 malam WIB, Ahsan/Hendra berhasil menaklukkan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Melalui pertarungan satu jam empat menit, Ahsan/Hendra menang dengan skor 25-23, 9-21, dan 21-15.

Keberhasilan tersebut jelas terasa spesial, terutama bagi Hendra. Gelar juara dunia tersebut pun menjadi sebuah kado istimewa bagi Hendra yang berulang tahun ke-35, tepat pada 25 Agustus, bersamaan dengan final Kejuaraan Dunia 2019.

 

Baca Juga :

Direkrut Klub Norwegia, Pemain Muda Ganti Nama Jadi Messi

 

“Senang. Jarang-jarang juga kan (hari ulang tahun) pas hari H-nya. Biasanya sebelum atau sesudah. Tapi memang kejuaraan penting banyaknya di bulan Agustus,” ungkap Hendra, mengutip dari laman resmi PBSI, Senin (26/8/2019).

Meski kini usia Hendra sudah tak muda lagi, tetapi ia masih mampu mengejar titel juara dunia untuk keempat kalinya. Bahkan bersama Ahsan, Hendra telah menyabet gelar juara dunia sebanyak tiga kali. Raihan ini pun tak membuat Hendra cepat puas dan masih tetap mengincar gelar lainnya.

“Mudah-mudahan saya dan Ahsan bisa konsisten. Tidak cepat puas dan bisa meraih gelar-gelar lainnya lagi,” pungkas pemain kelahiran Pemalang tersebut. Kampus Bet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – Direkrut Klub Norwegia, Pemain Muda Ganti Nama Jadi Messi

Kampus Bet

Kampus Bet – Direkrut Klub Norwegia, Pemain Muda Ganti Nama Jadi Messi

 

Direkrut klub kasta ketiga Norwegia, IK Junkeren, pemain muda asal negara tersebut berganti nama menjadi Lionel Messi.

Pemain 16 tahun tersebut dipastikan bakal tampil di tim muda IK Junkeren. Nama lahirnya adalah Daniel Are Knutsen.

Namun sebelum menandatangani kontrak dengan IK Junkeren, Knutsen secara hukum mengubah namanya menjadi Messi. Alasannya, dia ingin termotivasi dengan menyandang nama yang sama dengan bintang Barcelona tersebut. Sontak, Junkeren resmi mendapatkan tanda tangan dari Messi.

“Saya sudah memiliki rencana sebelumnya untuk mengubah nama saya dan Lionel Messi merupakan idola terbesar saya.”

 

Baca Juga :

Skenario Megaduel Deontay Wilder vs Anthony Joshua di Inggris

 

“Saya akan mencoba yang terbaik untuk bermain seperti gayanya. Masih mungkin menemukan sejumlah kesamaan [dengan Messi], tapi mungkin talenta saya tidak luar biasa,” ujar Messi kepada VG.

Sementara itu, manajer Junkeren, Runar Bo Eriksen, menerangkan bahwa Messi akan bermain di tim U-16 dengan harapan dia bisa tembus ke tim utama.

Bo Eriksen juga sempat berkelakar menanggapi pilihan sang pemain mudanya itu berganti nama menjadi Messi.

“Sebelumnya saya sempat berguyon, berikutnya kami harus mengincar Cristiano Ronaldo,” ujar Bo Eriksen.

Messi dan Ronaldo juga disebut-sebut menjadi pemain yang banyak menginspirasi para fan untuk menamai anak mereka sama dengan idolanya tersebut. Kampus Bet

KAMPUSBET – Skenario Megaduel Deontay Wilder vs Anthony Joshua di Inggris

Kampusbet

Kampusbet – Skenario Megaduel Deontay Wilder vs Anthony Joshua di Inggris

 

Juara dunia Kelas Berat WBC, Deontay Wilder, terbakar api amarah merespons sindiran Anthony Joshua (AJ) yang menyebut para penantangnya bukan petinju terbaik. Wilder membalas sindiran Joshua dengan menyebut dirinya sebagai petinju terbaik dari yang terbaik di planet bumi.

Skenario besar yang diusung Wilder untuk membuktikan dirinya yang terbaik di planet bumi ini pada masa depan adalah bertarung di Inggris, termasuk rencana menggelar megaduel dengan AJ. Sindiran yang sama juga dilontarkan Joshua kepada penantang Tyson Fury.

“Seharusnya tidak ada hak yang lain selain pertarungan terbaik dari yang terbaik,”kata Joshua.

Wilder merespons pernyataan mantan juara dunia Kelas Berat WBA, WBO, dan IBF itu, dengan mengklaim dirinya akan menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

“Suatu hari nanti hanya akan ada satu juara, satu wajah, satu nama; Deontay Wilder,” koar juara dunia Kelas Berat tidak terkalahkan asal Amerika Serikat tersebut.

Joshua mencoba mengembalikan reputasinya sebagai petinju juara dunia setelah kekalahan memalukan dari Andy Ruiz Jr pada 1 Juni lalu di Amerika Serikat. Kekalahan yang mencoreng nama besarnya sebagai petinju tidak terkalahkan dalam 22 pertarungan.

AJ menyiapkan diri menghadapi Ruiz Jr dalam rematch yang akan digelar di Arab Saudi pada 7 Desember mendatang. Ruiz Jr sebagai pemilik sabuk juara dunia sebelumnya menyatakan menolak berduel di Arab Saudi. Namun setelah mendapat kepastian akan mendapatkan bayaran lebih tinggi, dia bersedia bertarung di Arab Saudi.Di sisi lain, Wilder akan menjalani duel dengan Luis Ortiz sebelum rematch dengan Fury.

Sebelum melawan Wilder, petinju Inggris itu akan melawan petarung tidak terkalahkan asal Swedia, Otto Wallin. Nah, nama Ortiz dan Wallin yang akan menjadi lawan Wilder dan Fury itulah yang disindir Joshua bukan sebagai penantang ideal mereka.

 

Baca Juga :

Kisah Transfer Neymar yang Mentok di Tangan PSG

 

“Aku punya rencana mempertahankan gelar ku (di Inggris) terutama aku ingin menyatukan semua gelar. Sangat, sangat dekat,” ujarnya.

Wilder mengungkapkan tidak keder bertarung di Inggris. Apalagi dia punya catatan manis meraih kemenangan di Inggris.

“Aku pernah bertarung di sini (Inggris) pada 2012. Aku berduel dengan Audley Harrison,”ujarnya.

Bagi Wilder, pertarungan di Kelas Berat merupakan divisi yang paling bergengsi di tinju.”Kelas Berat sangat menarik. Ini pesta besar,” ujarnya.

“Aku ingin bertarung dengan terbaik dri yang terbaik, lanjutnya.Dalam karir ring profesionalnya, Wilder mang fenomenal. Dia belum terkalahkan dari 42 pertarungannya.

Termasuk kemenangan atas King Kong – julukan Luis Ortiz–di pertemuan pertama.” Ortiz sangat lengkap skillnya.

Dia usianya 40 tahun dan setiap petinju tidak mau kalah melawan dia,”ujarnya.Harga diri Wilder pun tersengat untuk membuktikan kemampuannya pantas disebut terbaik dari yang terbaik.

“Paling pasti menghadapi Fury setelah Ortiz. Aku akan menyingkirkan Ortiz setelah itu Fury,” tagasnya. Kampusbet

KAMPUSBET – Kisah Transfer Neymar yang Mentok di Tangan PSG

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET – Kisah Transfer Neymar yang Mentok di Tangan PSG

 

Neymar Jr tengah berada di ambang untuk meninggalkan Paris Saint Germain (PSG) jelang penutupan bursa transfer musim panas 2019/2020 pada 2 September mendatang. Namun begitu, bukan berarti raksasa Liga Prancis, tidak mempertimbangkan semua tawaran yang masuk.

Mengutip laporan L’Equipe, Kamis (22/8), PSG mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menolak tawaran 100 juta euro plus tiga pemain (Gareth Bale, James Rodriguez, dan Keylor Navas) yang diajukan Real Madrid. Tampaknya upaya Los Blancos mengamankan jasa Neymar Jr memiliki jalan buntu seperti yang dirasakan Barcelona.

Ya, Barcelona yang menjadi tujuan utama Neymar Jr bukan tanpa negosiasi. Mereka sebelumnya juga pernah mengajukan tawaran uang ditambah Philippe Coutinho, namun upaya tersebut gagal terwujud.

Coutinho pun akhirnya ‘dilelang’ ke Bayern Muenchen. Sejauh ini tidak jelas alasan penolakan PSG. Tapi beredar kabar jika PSG menginginkan jumlah uang yang besar atau setidaknya menyamai harga yang pernah ia keluarkan untuk mendapatkan Neymar Jr dari Barcelona seharga 22 juta euro pada 2017 lalu.

Jika ditelisik, kisah transfer Neymar Jr memang rumit. Padahal pemain asal Brasil secara terang-terangan sudah menginginkan untuk angkat kaki dari PSG. Di sisi lain, ia tahu apa yang pernah diungkapkan bakal berakibat fatal dengan kariernya jika ia tetap bersama raksasa Ligue 1.

Sebab, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaif, dikenal sangat tegas dalam menerapkan aturan. Bahkan dia tidak segan meminta pelatih untuk mengasingkan pemain yang tidak mematuhi aturan klub. Pengasingan ini pernah dialami Adrien Rabiot hingga akhirnya ia keluar dari klub yang bermarkas di Le Parc des Princes. (Baca juga: Pengasingan PSG yang Bikin Neymar Ketar-ketir)
https://sports.sindonews.com/read/1420609/11/pengasingan-psg-yang-bikin-neymar-ketar-ketir-1563202873

 

Baca Juga :

Osaka Unggulan 1 US Open, Serena Nomor 8, Ini Daftar Lengkapnya

 

Jika melihat tawaran dari dua raksasa Spanyol, Neymar Jr sepertinya layak untuk kembali merumput bersama Barcelona ketimbang Madrid. Ini berkaitan dengan kesempatan ia bermain.

Berikut 6 Alasan Mengapa Neymar Jr Layak Balik ke Barcelona ketimbang Madrid:

1. Pertama-tama, Real Madrid sudah memiliki Eden Hazard dan Vinicius yang bermain di sayap kiri yang membuat kedatangan Neymar tidak diperlukan.

2. Kedua, Zinedine Zidane berencana untuk membangun Real Madrid yang sama sekali baru dengan para pemain yang dia pilih dan dia jelas bukan penggemar Neymar.

3. Adapun Barcelona, ​​mereka tentu membutuhkan penyerang lain setelah serangkaian cedera yang membuat Ousmane Dembele dan Luis Suarez tidak tersedia.

4. Pemain Brasil ini (Neymar Jr) dapat dengan mudah masuk ke lini depan Blaugrana karena transfer ini akan melihat kembalinya MSN-trio yang mematikan.

5. Neymar masih dicintai oleh sebagian penggemar Barcelona.

6. Akhirnya, Neymar memiliki banyak teman yang tersisa di Barcelona, ​​termasuk rekan serangnya, Lionel Messi dan Luis Suarez. Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Osaka Unggulan 1 US Open, Serena Nomor 8, Ini Daftar Lengkapnya

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET – Osaka Unggulan 1 US Open, Serena Nomor 8, Ini Daftar Lengkapnya

 

Juara bertahan Naomi Osaka dan runner-up Serena Williams keduanya masuk dalam Top 8 unggulan Grand Slam US Open 2019. Dalam daftar unggulan tunggal putri yang diumumkan USTA, Osaka menjadi unggulan 1 sedangkan Serena unggulan 8.

Tahun lalu, Osaka mengalahkan Serena di final US Open. Petenis nomor 1 dunia asal Jepang itu meneruskan sukses juara US Open dengan menjuarai Australian Open 2019. Osaka mencatat rekor 14-0 di dua grand slam yang digelar di lapangan keras.

Mantan petenis nomor 1 dunia yang juga juara Grand Slam French Open ditempatkan sebagai unggulan kedua. Juara Grand Slam Wimbledon 2019 asal Rumania, Simona Halep berada di unggulan 4. Mantan ratu tenis dunia asal Republik Ceko menjadi unggulan ketiga.

Serena yang menjadi unggulan 8 mengejar rekor meraih gelar Grand Slam ke-24 dalam karir tenis profesionalnya di US Open yang dimulai pecan depan. Unggulan kelima menjadi milik Elina Svitolina dari Ukraine. Dua kali juara Wimbledon, Petra Kvitova dari Republik Ceko menyusul di belakang menjadi unggulan 6 diikuti Kiki Bertens dari Belanda sebagai unggulan 7.

 

Baca Juga ;

Dear Solskjaer, Lebih Tegas Dong

 

Daftar Unggulan Tunggal Putri US Open 2019:

1. Naomi Osaka, Japan
2. Ashleigh Barty, Australia
3. Karolina Pliskova, Czech Republic
4. Simona Halep, Romania
5. Elina Svitolina, Ukraine
6. Petra Kvitova, Czech Republic
7. Kiki Bertens, Netherlands
8. Serena Williams, United States
9. Aryna Sabalenka, Belarus
10. Madison Keys, United States
11. Sloane Stephens, United States
12. Anastasija Sevastova, Latvia
13. Belinda Bencic, Switzerland
14. Angelique Kerber, Germany
15. Bianca Andreescu, Canada
16. Johanna Konta, Great Britain
17. Marketa Vondrousova, Czech Republic
18. Qiang Wang, China
19. Caroline Wozniacki, Denmark
20. Sofia Kenin, United States
21. Anett Kontaveit, Estonia
22. Petra Martic, Croatia
23. Donna Vekic, Croatia
24. Garbiñe Muguruza, Spain
25. Elise Mertens, Belgium
26. Julia Goerges, Germany
27. Caroline Garcia, France
28. Carla Suárez Navarro, Spain
29. Su-Wei Hsieh, Chinese Taipei
30. Maria Sakkari, Greece
31. Barbora Strycova, Czech Republic
32. Dayana Yastremska, Ukraine Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET