KAMPUSBET – Ban Kapten MU Bukan Prioritas Maguire

Kampus Bet

Kampus Bet – Ban Kapten MU Bukan Prioritas Maguire

 

Bek Manchester United Harry Maguire mengaku sedang mengasah kecakapan sebagai pemimpin tim. Meski begitu, ban kapten MU bukanlah target utama Maguire.

Pesepakbola Inggris itu ditebus MU seharga 80 juta paun dari Leicester City di bursa musim panas lalu. Performa Maguire cukup menjanjikan sekalipun performa Setan Merah masih naik-turun usai hanya memenangi empat dari delapan pertandingan pertama di seluruh kompetisi 2019/20.

Meski berstatus pemain baru, Maguire sudah memiliki pengaruh di ruang ganti MU. Belum lama ini manajer MU Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan, Maguire merupakan salah satu calon kaptennya.

“Maguire ada dalam benak saya terkait dia sebagai seorang kapten di masa depan. Dia adalah pemimpin di atas lapangan, dia bertahan dengan sangat baik. Di luar lapangan, seorang profesional terbaik,” ucap Solskjaer ketika itu.

 

Baca Juga :

Pelatih Ungkap Alasan Khabib Tak Boleh Duel Berdiri di UFC

 

Pada prosesnya, Solskjaer mendapuk pemain veteran Ashley Young sebagai kapten utama MU dengan deputi David de Gea. Maguire mengungkapkan, dirinya saat ini cuma fokus memperbaiki performa MU bukan memikirkan ban kapten.

“Itu adalah sesuatu yang masih ingin kuperbaiki, kualitas kepemimpinanku di atas lapangan dan terutama cara bicaraku,” kata Maguire dikutip Mirror. “Aku ingin menuntut yang lebih dari para pemain, tuntutan standar, tapi sudah jelas aku tidak fokus pada hal itu untuk sekarang.”

“Aku sepenuhnya fokus untuk memperbaiki performa tim dan mengembalikan klub ini ke tempat yang pantas,” cetus dia. Kampus Bet

KAMPUSBET – Pelatih Ungkap Alasan Khabib Tak Boleh Duel Berdiri di UFC

Kampusbet

Kampusbet – Pelatih Ungkap Alasan Khabib Tak Boleh Duel Berdiri di UFC

 

Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez mengungkap alasan tim pelatih tidak memperbolehkan Khabib lama-lama berduel dalam standing fight alias duel dalam posisi berdiri di UFC.

Dalam duel-duel yang telah dilewati oleh Khabib, petarung asal Rusia itu lebih sering menekan dan menyerang lawan lewat teknik gulat dan kuncian dalam posisi ground fight.

Mendez menyatakan Khabib memang terus diinstruksikan agar tidak berlama-lama duel dalam posisi standing fight.

“Jangan pernah lupakan senjata terbaik dan seorang petarung harus berlaga dengan hal itu. Sejauh ini saya belum melihat seseorang di kelas ringan yang bisa mengatasi tekanan Khabib dalam duel ground fight.”

 

Baca Juga :

Menang di Singapura, Ferrari Pede Tatap GP Rusia

 

“Itulah alasan kenapa saya selalu berteriak ‘rencana Ayah, rencana Ayah’. Saya tak ingin dia memutuskan sendiri untuk bertarung dalam posisi berdiri menghadapi lawan, meskipun kalian tahu bahwa kemampuan bertarung dalam posisi berdiri yang dimiliki Khabib juga bagus,” kata Mendez seperti dikutip dari Middleeasy.

Mendez mengakui bahwa Khabib sering bertanya tentang instruksi ia dan sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov tidak pernah mengizinkan berlama-lama duel dalam posisi standing fight.

“Senua tahu betapa hebatnya Khabib dalam posisi berdiri. Namun seluruh dunia belum sepenuhnya mengetahui betapa hebatnya Khabib karena saya tak mengizinkan dirinya untuk melakukannya. Begitu juga sang ayah yang tidak memberinya izin.”

“Dia kemudian berkata,’Pelatih, kamu selalu berkata rencana ayah. Kapan kamu akan membiarkan saya bertarung dalam posisi berdiri? Saya menjawab,’Saya tak tahu, kita lihat saja,” ucap Mendez.

Khabib berhasil mempertahankan gelar juara kelas ringan UFC usai menang lawan Dustin Poirier di awal bulan September. Khabib direncanakan kembali bertarung di awal tahun 2020. Kampusbet

KAMPUSBET – Menang di Singapura, Ferrari Pede Tatap GP Rusia

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET – Menang di Singapura, Ferrari Pede Tatap GP Rusia

 

Ferrari menghadapi balapan F1 GP Rusia dengan optimisme tinggi. Hasil impresif di Singapura jadi bekal Ferrari untuk menjaga momentum.

Ferrari menguasai GP Singapura pekan lalu. Dalam balapan di Marina Bay Street Circuit, Minggu (22/9/2019), pebalap-pebalap Ferrari finis di posisi pertama dan kedua.

Sebastian Vettel keluar sebagai juara, disusul oleh Charles Leclerc. Itu jadi kemenangan ketiga secara beruntun untuk Ferrari usai Leclerc jadi kampiun di Belgia dan Italia.

Jelang balapan GP Rusia akhir pekan ini, Ferrari menunjukkan sinyal positif. Leclerc tercepat di sesi latihan bebas pertama, Jumat (27/9/2019), sebelum kemudian menempati posisi kedua di sesi berikutnya. Sementara Vettel di urutan ketiga di sesi pertama dan menempati posisi kelima di FP2.

 

Baca Juga :

Kenapa Suara Mesir untuk Mo Salah Hilang? Begini Penjelasan FIFA

 

Leclerc menyebut hasil di Singapura membuat Ferrari percaya diri menghadapi balapan GP Rusia, Minggu (29/9/2019). Kecepatannya di FP2 jadi indikasi kalau Ferrari bisa kompetitif.

“Well, kalau boleh jujur, kami bisa begitu kompetitif di Singapura itu adalah kejutan besar dan di sini kami tidak melihat alasan untuk tidak kompetitif setelah melihat performa di Singapura,” ujar Leclerc seperti dikutip situs resmi F1.

“Kami kuat di kecepatan balapan yang saya kira mungkin yang paling bagus di FP2 sejak awal musim, jadi itu positif dan kami harus terus bekerja untuk besok,” katanya. Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Kenapa Suara Mesir untuk Mo Salah Hilang? Begini Penjelasan FIFA

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET – Kenapa Suara Mesir untuk Mo Salah Hilang? Begini Penjelasan FIFA

 

Polemik pemilihan pemain terbaik FIFA 2019 memasuki babak baru. FIFA angkat bicara menyusl suara Timnas Mesir yang gugur saat memilih Mohamed Salah sebagai pemain terbaik.

Seperti kita ketahui, ajang penghargaan pemain terbaik FIFA dimenangkan oleh Lionel Messi. Salah yang namanya masuk nominasi pemain terbaik, harus puas finis di posisi keempat di belakang Virgil van Dijk (Liverpool) dan Cristiano Ronaldo.

Menurut FIFA, Federasi Sepak bola Mesir (EFA) tidak mendaftarkan suara pelatih Shawky Gharib dan kapten Ahmed Elmohamady. Meski begitu, FIFA tidak menyangkal bahwa keduanya memilih Salah sebagai pemain terbaik.

 

Baca Juga :

Anthony Joshua Sulit Cari Sparring Mirip Andy Ruiz, Sinyal Kalah?

 

“Tanda tangan pada surat suara Mesir dalam huruf kapital dan dengan demikian tampaknya tidak valid (tidak otentik),” demikian pernyataan resmi FIFA.

“Selain itu, formulir pemungutan suara juga tidak ditandatangani oleh sekretaris jenderal (federasi) yang wajib dilakukan.”

Dalam pernyataan resminya, FIFA mengatakan bahwa Mesir bukan satu-satunya negara di Afrika yang bermasalah soal pemilihan pemain terbaik. Sudan juga tidak bisa menyumbang suara mereka karena hasil suara berubah.

Pelatih Sudan, Zdravko Logarusic, memposting gambar kertas suaranya yang memilih nama Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Kylian Mbappe. Namun pada daftar yang dirilis FIFA, pilihannya berubah menjadi Messi, Virgil van Dijk, dan Mane. Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Anthony Joshua Sulit Cari Sparring Mirip Andy Ruiz, Sinyal Kalah?

Kampusbet Agen Judi Bola

Kampusbet Agen Judi Bola – Anthony Joshua Sulit Cari Sparring Mirip Andy Ruiz, Sinyal Kalah?

 

Mantan juara dunia Kelas Berat Anthony Joshua diterpa masalah kesulitan mencari lawan tanding menjelang duel ulang dengan Andy Ruiz Jr pada 7 Desember 2019. Mampukah dia mengatasi problem sparring partner ini sebelum pertandingan ulang? Ataukah, problem persiapan tidak maksimal ini kembali menjadi batu sandungan bagi Joshua seperti halnya ketika secara mengejutkan kalah TKO dari Ruiz Jr pada 1 Juni lalu.

Joshua kehilangan sabuk juara Kelas berat IBF, WBA, dan WBO-nya setelah dipermalukan Ruiz Jr dalam debut bertarung di Amerika Serikat. Setelah kekalahan yang menggegerkan jagat tinju Kelas Berat waktu itu, persiapan yang tidak maksimal menjadi biang buruknya performa Joshua. ’’Sparring adalah kuncinya,’’tegas promotor tinju Eddie Hearn kepada Sky Sports. ’’Kali ini kami telah mengidentifikasi lebih banyak lawan tanding,’’lanjutnya.

Hearn merasa perlu untuk mendatangkan beberapa petinju yang akan menjadi sparring ideal bagi Joshua. Harapannya, jika para petinju tersebut bersedia menjadi lawan tanding akan memudahkan Joshua dan pelatih Rob McCracken untuk mencari penangkal kehebatan Ruiz Jr. ’’Mereka akan berbeda dengan terakhir kali ketika kami hanya memiliki waktu lima minggu dan beberapa orang tidak bersedia,’’ujarnya.

 

Baca Juga :

Murray Menang Single Pertama Sejak Januari di Tenis Zhuhai

 

Sejumlah petinju yang didatangkan sebagai sparring Joshua memiliki gaya mirip dengan Ruiz Jr. Diakui Hearn cukup sulit mendapatkan petinju yang mau menjadi sparring partner Joshua. Beberapa nama yang disebut-sebut mirip dengan Andy Ruiz Jr adalah Oscar Rivas, Michael Hunter, dan Robert Alphonso. ’’Kali ini kami mendatangkan setengah lusin orang baru yang harus lebih cocok dengan gaya Ruiz Jr,’’kata Hearn. “Sangat sulit untuk meniru gaya Andy Ruiz. Ruiz Jr. Dia tingginya 1,88 meter, dia beratnya 121,6kg dan dia punya kecepatan seperti petinju kelas menengah,”lanjutnya.

Sebelumnya, Joshua membantah desas-desus yang mengabarkan kekalahannya dari Ruiz Jr salah satu penyebabnya persiapan yang tidak maksimal. Pernyataan itu diungkapkan Joshua saat wawancara dengan Sky Sports, AJ: The Untold Truth.

“Anda bahkan tidak dapat menikmati pelatihan dan mengerjakan berbagai hal tanpa seseorang mencoba untuk membuat tuduhan palsu, dan mencoba untuk mendapatkan ketenaran lima menit,”kata Joshua ketika itu. Kampusbet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – Murray Menang Single Pertama Sejak Januari di Tenis Zhuhai

Kampus Bet Agen Judi Bola

Kampus Bet Agen Judi Bola – Murray Menang Single Pertama Sejak Januari di Tenis Zhuhai

 

Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray memenangi pertandingan kategori tunggal pertama kalinya pada level tur ATP sejak Januari dengan skor 6-3 6-7(6) 6-1 atas Tennys Sandgren (AS) di babak pertama Kejuaraan Zhuhai di Guangdong, China, Selasa (25/9/21019) malam WIB.

Murray, asal Skotlandia, yang kemenangan terakhirnya di level tur didapat di Brisbane sebelum Australia Open, meraih dua kemenangan di Rafa Nadal Open—turnamen level ATP Tour Challenger—bulan lalu sebelum memilih untuk kembali ke tur ATP untuk tampil di Asia.

“Setelah operasi pada Januari, ini terasa sulit dan tidak jelas apakah saya akan tetap bermain atau tidak,” kata Murray setelah mencatatkan kemenangan perdananya di level tur sejak menjalani operasi pangkal paha.

“Namun, saya benar-benar senang saya benar-benar mendapatkan kemenangan pada hari ini dan mudah-mudahan saya mampu meneruskannya.”

 

Baca Juga :

JPM Gelar PRO MTB RACE 2019

 

Murray sempat tampil pada awal tahun ini, namun ia hanya bermain di kategori ganda sebelum kembali turun di Cincinnati Masters dan Winston-Salem Open. Pada kedua turnamen itu, ia tersingkir pada putaran pertama.

Petenis 32 tahun itu melepaskan 13 ace dan tidak menghadapi satu break point pun sepanjang pertandingan yang berlangsung 2 jam 41 menit.

Murray memiliki peluang untuk memenangi pertandingan dengan dua set langsung ketika ia menggenggam match point pada kedudukan 6-5 di tiebreak set kedua, namun Sandren memenangi tiga poin berikutnya untuk memaksakan dimainkannya set ketiga.

Namun Sandgren tidak dapat berbuat banyak di set ketiga. Servenya dua kali dipatahkan untuk membawa Murray memimpin 4-0, dan petenis AS itu juga sempat harus meminta medical timeout untuk merawat kakinya.

Sandgren, yang saat ini menduduki 344 posisi di atas Murray, mampu menghasilkan angka dari servisnya satu kali namun tidak mampu menghentikan laju Murray untuk menutup laga. Murray selanjutnya akan melawan unggulan ketujuh Alex de Minaur. Kampus Bet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – JPM Gelar PRO MTB RACE 2019

Kampus Bet

Kampus Bet – JPM Gelar PRO MTB RACE 2019

 

Jalur Pipa Modern Bike Park (JPM) kembali menggeler event balap sepeda. Ratusan pesepeda ditargetkan mengikuti balapan di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan ini. Yuk, uji adrenalin kamu!

Event balapan bertajuk JPM PRO MTB RACE ini diadakan pada Sabtu dan Minggu 26-27 Oktober 2019 di kawasan Modernhill, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten,

JPM PRO MTB RACE melombakan 9 kategori yang terbagi dalam 3 kelas.

Kategori-kategori tersebut adalah:

1. XC Class (sepeda bersuspensi maksimal 130 mm)
– Men Pro/Athlete (elite)
– Junior (16-19 tahun)
– Pra Junior (U16)
– Men Open (20-29 tahun)
– Women open (semua umur)
– Master A (30-39 tahun)
– Master B (40-49 tahun)
– Master C (50 tahun ke atas)

 

Baca Juga :

Rossi Resmi Game Over di MotoGP 2019

 

2. All Mountain Class (suspensi sepeda depan belakang minimal 140 mm jenis sepeda All Mountain, Enduro, Downhill)
– AM A (20-35 tahun)
– AM B (36 tahun ke atas)

3. Cyclo Cross/CX Class (menggunakan dropbar dan ban luar ukuran 700C tipe gravel).
– CX Men Open (semua umur)

Dibanding tahun lalu yang menyediakan total hadiah Rp 50 juta, edisi 2019 ini akan ada kenaikan hadiah pemenang. Jumlahnya mencapai dua kali lipat, yakni Rp 100 juta. Selain itu ada grand prize menarik yang disiapkan panitia.

“Balap sepeda JPM PRO MTB Race ini diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019. Kami juga ingin mengundang atlet sepeda dari berbagai daerah untuk mengikuti balapan JPM PRO MTB Race,” ujar Ketua Umum JPM Bike Park, Sandi Vidhianto.

Panitia menargetkan bisa menjaring 300 peerta dalam event kali ini. Kampus Bet

KAMPUSBET – Rossi Resmi Game Over di MotoGP 2019

Kampusbet

Kampusbet – Rossi Resmi Game Over di MotoGP 2019

 

Valentino Rossi resmi tidak mampu menjadi juara dunia MotoGP 2019 setelah finis di posisi delapan pada balapan MotoGP Aragon 2019, Minggu (22/9).

Rossi gagal mempertahankan penampilan apik di latihan bebas dan babak kualifikasi pada balapan MotoGP Aragon 2019. Memulai balapan dari posisi keenam, The Doctor mengakhiri balapan dengan turun dua posisi.

Hasil di MotoGP Aragon 2019 membuat Rossi hanya menambah delapan poin di klasemen sementara. Pebalap 40 tahun itu saat ini berada di posisi enam klasemen MotoGP 2019 dengan 137 poin, tertinggal sepuluh poin dari rekan setimnya di Yamaha, Maverick Vinales.

Posisi Rossi di klasemen MotoGP 2019 juga dalam ancaman Fabio Quartararo. Pebalap Petronas Yamaha itu berada di posisi ketujuh dengan 123 poin atau terpaut 14 poin dari Rossi.

 

Baca Juga :

Start di Baris Kedua Cukup Oke Buat Rossi, tapi…

 

Dengan 125 poin tersisa musim ini Rossi sudah dipastikan tidak mungkin menggeser Marc Marquez dari puncak klasemen MotoGP 2019. Rossi saat ini terpaut 163 poin dari Marquez yang sukses menjadi pemenang di MotoGP Aragon.

Rossi masih berpeluang menjadi runner-up MotoGP 2019 karena hanya terpaut 65 poin dari pebalap Ducati Andrea Dovizioso yang menduduki posisi kedua.

Satu musim gagal kembali dilewati Rossi, yang hingga kini masih menunggu gelar juara dunia kesepuluh di ajang Grand Prix sepeda motor. Kali terakhir Rossi merebut gelar juara dunia terjadi pada 2009.

Rossi yang masih memiliki kontrak satu musim dengan Yamaha hingga akhir 2020, terus menunjukkan penurunan performa. Rossi kali terakhir naik podium di MotoGP Amerika Serikat, 14 April 2019. Sementara kemenangan terakhir diraih The Doctor di MotoGP Belanda, 25 Juni 2017.

Kini Rossi memiliki lima seri tersisa untuk mengakhiri paceklik podium atau kemenangan di MotoGP. Kampusbet

KAMPUSBET – Start di Baris Kedua Cukup Oke Buat Rossi, tapi…

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET – Start di Baris Kedua Cukup Oke Buat Rossi, tapi…

 

Valentino Rossi cukup puas dengan hasil kualifikasi MotoGP Aragon. Tapi dia menyadari untuk memburu podium akan cukup sulit.

The Doctor akan memulai balapan MotoGP Aragon, Minggu (22/9/2019) petang WIB di posisi keenam. Di sesi kualifikasi, ia tertinggal 1,006 detik dari Marc Marquez yang merebut pole position.

Di antara dua rider tersebut adalah Fabio Quartararo, Maverick Vinales, Jack Miller, dan Aleix Espargaro. Soal kecepatan, Rossi menyebut Marquez, Quartararo, dan Vinales di level berbeda ketimbang deretan pebalap lainnya

“Harinya berjalan cukup bagus, karena start dari dua baris pertama itu lumayan untuk balapan, sebab artinya anda tidak terlalu jauh. Jadi di sesi kualifikasi saya cukup bagus dan kecepatan saya tidak terlalu buruk,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

 

Baca Juga :

Empat Wakil Indonesia di Semifinal China Open 2019

 

“Situasi saat ini mirip dengan Misano. Marquez adalah pebalap tercepat, kali ini bahkan lebih kencang lagi, sementara Fabio Quartararo dan Maverick Vinales juga lebih cepat dari saya. Jadi tampaknya podium agak jauh,” kata rider Monster Energy Yamaha itu.

Rossi mengantisipasi serangan dari para pebalap di belakangnya. Tapi dia berharap bisa meningkatkan performa motor di sisa waktu sebelum balapan alias di sesi warm-up.

“Alex Rins juga cepat di sini, meskipun ia harus memulai balapan dari belakang. Tapi ia punya kecepatan yang sangat baik dan sangat kencang untuk bisa mengembalikan posisi,” sambung Rossi.

“Kami perlu meningkatkan performa, karena saya tak sepenuhnya senang dengan keseimbangan motor saya, di beberapa titik tidaklah fantastis. Jadi kami terus bekerja dan besok (Minggu) kami akan mencoba mencatatkan start bagus dan mencoba memahami apakah kami cukup tangguh untuk bertarung demi podium,” tuntasnya. Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Empat Wakil Indonesia di Semifinal China Open 2019

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET – Empat Wakil Indonesia di Semifinal China Open 2019

 

Indonesia memiliki empat wakil di babak semifinal China Open 2019 dan sudah dipastikan memiliki satu wakil di babak final.

Kepastian satu tiket final didapat setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menghadapi Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak semifinal.

Fajar/Rian memastikan tiket semifinal setelah menaklukkan wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 23-21, 22-20. Kevin/Marcus lalu menyusul setelah menumbangkan Goh V Shem/Tan Wee Kiong, 21-15, 21-17.

Dari rekor pertemuan, Kevin/Marcus unggul 4-1 atas Fajar/Rian. Duel terakhir kedua ganda tersebut dimenangkan Minions di Singapore Open.

 

Baca Juga :

Chelsea Perpanjang Kontrak Hudson-Odoi

 

Peluang All Indonesian Final terjaga karena Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih bertahan di blok bawah. Ahsan/Hendra bakal menghadapi Li Junhui/Liu Yuchen di babak semifinal. Ahsan/Hendra kalah 4-7 dalam rekor head to head melawan unggulan ketiga tersebut.

Namun Ahsan/Hendra berhasil memenangkan pertemuan terakhir melawan Li/Liu dengan skor meyakinkan 21-11, 21-14 di Singapore Open.

Di nomor tunggal putra, Anthony Ginting juga menjaga asa mempertahankan gelar juara di turnamen ini. Ginting akan menghadapi wakil Denmark, Anders Antonsen.

Ginting berhasil memenangkan pertemuan perdana melawan Antonsen. Duel itu terjadi di Malaysia Masters 2018 saat Ginting menang dua gim langsung, 21-14, 21-14.

Daftar Wakil Indonesia di Semifinal China Open

Kevin Sanjaya SukamuljO/Marcus Fernaldi Gideon vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Li Junhui/Liu Yuchen

Anthony Ginting vs Anders Antonsen Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET