KAMPUSBET – Taufik Hidayat Minta Pelatih Jojo dan Ginting Diganti, Begini Respon Susy Susanti

Kampusbet Agen Judi Bola

Kampusbet Agen Judi Bola – Taufik Hidayat Minta Pelatih Jojo dan Ginting Diganti, Begini Respon Susy Susanti

 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti, menilai usulan pergantian pelatih bagi Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie butuh pertimbangan banyak faktor.

“Kita melihat banyak faktor yang dinilai, tidak hanya saat kalah. Kita juga lihat saat kemenangan seperti apa,” kata Susy di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Permintaan untuk mengganti pelatih sebelumnya diungkapkan mantan atlet bulu tangkis nasional, Taufik Hidayat, setelah kecewa dengan kekalahan Anthony Ginting dan Jonatan Christie di Indonesia Open 2019.

Anthony kandas di babak kedua oleh atlet nonunggulan asal Thailand Kantaphon Wangcharoen Sementara langkah Jonatan terhenti di babak perempat final setelah takluk oleh lawan asal Taiwan, Chou Tien Chen.

Menurut Susy masukan terkait pergantian pelatih yang disampaikan Taufik Hidayat melalui sejumlah media massa merupakan bentuk perhatian dari seorang legenda bulu tangkis terhadap keberlangsungan prestasi nasional.

 

Baca Juga :

300 Anak Muda Disiapkan Jadi Race Official MotoGP di Mandalika

 

“Tentunya masukan dari para legenda sangat luar biasa, tapi kita lihat secara teknis, kalahnya seperti apa. Kalau lihat pada saat menang sebulan lalu, all Indonesian final di New Zealand, perlu jadi pertimbangan juga,” kata Susy.

PP PBSI, kata Susy, akan mengevaluasi penampilan pebulu tangkis nasional usai perhelatan SEA Games 2019 dari sisi permainan, kesiapan, hingga mencermati situasi kritis poin.

“Namanya pertandingan, ada menang, ada kalah. Contohnya Kento Momota kalah dari pemain yang non unggulan. Dalam hal olahraga menang dan kalah itu pasti dan hal biasa,” katanya.

Susy menyebut hal terpenting adalah mengetahui di mana kelemahan sang atlet dan memperbaikinya.

“Kita sebagai pelatih ingin agar prestasi anak asuhnya terus meningkat. Kita lihat tahun ini Jonatan sudah dua kali juara, Ginting dua kali final, secara rangking tempati 6 dan 7 dunia,” katanya. Kampusbet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – 300 Anak Muda Disiapkan Jadi Race Official MotoGP di Mandalika

Kampus Bet Agen Judi Bola

Kampus Bet Agen Judi Bola – 300 Anak Muda Disiapkan Jadi Race Official MotoGP di Mandalika

 

Sebanyak 300 anak muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) akan dikirim k Sirkuit Sepang, Malaysia untuk mengikuti pelatihan menjadi Race Officials MotoGP 2021.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah dengan keberadaan KEK Mandalika di Nusa Tenggara Barat, anak muda harus bisa mengambil peran dan tidak boleh kehilangan kesempatan.

“Anak-anak muda NTB tak boleh seperti anak ayam yang mati di lumbung padi. Kami sepakat bahwa masyarakat lokal tak boleh jadi penonton. Anak-anak muda NTB harus aktif dan berpartisipasi dalam mengisi pembangunan di daerahnya sendiri,” ujar Zul seperti dikutip Bisnis.com dalam keterangan resmi yang diterima di Mataram, Sabtu (20/7/2019).

PT Indonesia Tourism Development Corporation selaku BUMN pengelola kawasan KEK Mandalika akan memprioritaskan untuk mengirim 150 anak muda asal Lombok Tengah dan 150 orang sisanya akan berasal dari daerah lain di NTB.

 

Baca Juga :

Bos Ducati Bantah GP19 Kehilangan Kekuatan

 

Dalam kunjungan kerjanya untuk meninjau lokasi sirkuit MotoGP di kawasan Mandalika beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo optimistis dengan progres pembangunan saat ini dan menargetkan event tersebut bisa dilaksanakan perdana di Sirkuit Mandalika pada 2021 mendatang.

Terkait persiapan pembangunan street circuit Mandalika ini, sudah dilaksanakan sejumlah kegiatan seperti survei lokasi, topografi, pemasangan pagar, pembebasan lahan, serta penyusunan desain sirkuit atau homologasi.

Selesai proses homologasi, akan dilanjutkan dengan proses penyusunan Detail Engineering Desain (DED). Pembangunan badan jalan sendiri ditargetkan dimulai pada Oktober 2019 dan selesai pada triwulan II/2020.

Proyek akan dilanjutkan oleh Vinci Construction Grand Project selaku investor Kompleks Street Circuit Mandalika sehingga sirkuit ditargetkan bisa beroperasi pada 2021. Kampus Bet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – Bos Ducati Bantah GP19 Kehilangan Kekuatan

Kampus Bet

Kampus Bet – Bos Ducati Bantah GP19 Kehilangan Kekuatan

 

Gigi Dall’Igna selaku General Manager Ducati Corse sudah mengetahui kelemahan terbesar dari motor yang menjadi tunggangan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Pria brewok itu meyakini bahwa solusi dapat ditemukan.

Tugas Ducati dalam pertarungan perebutan gelar juara MotoGP terbilang sulit ketimbang dua tahun sebelumnya. Pada 2017 dan 2018, pabrikan Italia yang bermarkas di Borgo Panigale itu berhasil mengumpulkan 13 kemenangan dan Dovizioso sukses menjadi runner up dalam dua musim beruntun.

Tapi tahun ini, tugas tim Ducati menjadi lebih sulit. Ini bukan karena kuda besi Desmosedici GP19 telah kehilangan kekuatannya. Sebaliknya, Suzuki dan Yamaha telah membuat kemajuan.

Hal ini membuat para insinyur Ducati bekerja lebih keras pada kelemahan terbesar motor, terutama pada segi manuver saat pembalap berbelok di tengah kurva. Ini adalah masalah yang telah mengganggu tim selama bertahun-tahun.

 

Baca Juga :

Jonatan Christie Kandas di Perempatfinal Indonesia Open

 

Tetapi Dall’Igna yakin ada solusinya. “Anda harus melakukan yang terbaik untuk mencoba menyelesaikan masalah pembalap sebaik mungkin tanpa mengorbankannya di area lain. Tentu saja, terkadang itu tidak mungkin dan Anda harus menemukan kompromi antara apa yang Anda inginkan dan apa yang dapat Anda miliki,” jelasnya dikutip dari Speedweek, Sabtu (20/7/2019).

“Tentu, itu tidak mudah dan butuh waktu, dan selama beberapa tahun terakhir, kami tidak hanya mampu meningkatkan akselerasi, tetapi kami juga telah membuat kemajuan dalam kecepatan menikung. Untuk meningkatkan motor, Anda perlu ide. Dan saya ingin meningkatkan motor di area yang memberikan perhatian terbesar kepada pembalap,” tambah pria asal Italia itu.

Meski demikian, Dall’Igna membocorkan bahwa pihaknya sedang berkonsentrasi pada masalah di sektor lain. Jadi tim dan para insinyur sedang mempertimbangkannya, sebab itu dapat memiliki efek menguntungkan pada waktu putaran.

“Jadi selalu ada kompromi antara keinginan pembalap dan ide mereka sendiri saat itu. Terkadang ide Anda yang Anda butuhkan untuk membuat pembalap senang. Dan terkadang itu solusi lain yang juga mengarah pada peningkatan,” imbuh Dall’Igna.

KAMPUSBET – Jonatan Christie Kandas di Perempatfinal Indonesia Open

Kampusbet

Kampusbet – Jonatan Christie Kandas di Perempatfinal Indonesia Open

 

Jonatan Christie kandas di babak perempatfinal Indonesia Open 2019. Indonesia tak memiliki satupun wakil tunggal putra di semifinal.

Dalam pertandingan yang bergulir di Istora, Jumat (19/7/2019), Jonatan kesulitan menghadapi Chou Tien Chen (Taiwan). Jonatan tumbang 21-16, 18-21, dan 14-21.

 

Baca Juga :

Rossi Cepat dan Berani di MotoGP, tetapi Tua

 

Kekalahan Jonatan membuat Indonesia tak lagi memiliki di sektor ganda putra pada semifinal Indonesia Open. Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto tersingkir lebih dulu.

Bagi Jonatan, kekalahan tersebut memangkas keunggulan atas Tien Chen menjadi 2-6. Salah satu kemenangan didapatkan Jonatan di final Asian Games 2018 Jakarta.

Kekalahan sebelumnya dituai Jonatan di Piala Sudirman 2019. Kemenangan terakhir dituai Jonatan atas Tien Chen di Australia Open 2019. Kampus Bet

KAMPUSBET – Rossi Cepat dan Berani di MotoGP, tetapi Tua

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET – Rossi Cepat dan Berani di MotoGP, tetapi Tua

 

Mantan teknisi MotoGP Juan Martinez menyebut Valentino Rossi masih memiliki kecepatan dan keberanian untuk menjadi juara dunia, namun sudah tidak memiliki lagi dorongan bawah sadar karena usia.

Memasuki usia 40, Rossi menjadi pebalap tertua di MotoGP 2019. Setelah satu dekade menjadi juara dunia, pebalap tim Yamaha itu masih mengincar gelar juara dunia kedelapan di ajang balap motor kelas utama.

Untuk sementara dalam klasemen MotoGP 2019, Rossi kehilangan daya saing. The Doctor berada di peringkat keenam dengan nilai 80 dan tercatat tiga kali gagal finis.

Menurut Martinez, Rossi masih memiliki kemampuan bersaing di barisan terdepan. Tetapi ada faktor yang tidak bisa dilawan pebalap asal Italia tersebut.

 

Baca Juga :

Emery Klaim Arsenal Ingin Beli 3-4 Pemain Berharga Mahal

 

“Sulit untuk mengatakan apa yang salah dengan Valentino saat ini. Satu-satunya hal yang terjadi adalah waktu berlalu untuk semua orang. Seharusnya ini tidak mengurangi apa yang sudah ia lakukan,” kata Martinez dikutip dari Marca.

“Untuk menjadi juara dunia dibutuhkan kecepatan, keberanian, dan kadang-kadang bahkan alam bawah sadar, jelas semuanya terkait dengan bakat. Jika Anda termakan usia itu akan memengaruhi ketidaksadaran, dan pada waktu-waktu tertentu, itu membuat batasan pada diri Anda,” paparnya.

Martinez tidak menyalahkan pilihan Rossi terus membalap dan bersaing dengan pebalap-pebalap yang jauh lebih muda dan malah justru memberi penilaian positif.

“Kita harus mengapresiasi apa yang telah Valentino beri kepada kita, ini adalah hidup dan Anda tidak bisa melawannya. Akan menyenangkan jika dia berada di usia yang sepantar dengan yang lainnya, bagi olahraga kita ini akan fantastis.”

“Tetapi saya percaya baginya kita mulai mendekat pada akhir bukan awal,” jelas Martinez. Kampus Bet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Emery Klaim Arsenal Ingin Beli 3-4 Pemain Berharga Mahal

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET – Emery Klaim Arsenal Ingin Beli 3-4 Pemain Berharga Mahal

 

Pelatih Arsenal, Unai Emery, mengklaim The Gunners sedang berusaha merekrut sejumlah pemain berharga mahal pada bursa transfer musim panas 2019. Perkataan itu diucapkan demi meredam kemarahan para penggemar akibat lambannya pergerakan klub.

Sejumlah penggemar Arsenal mengekspresikan kemarahan mereka dengan menuntut adanya perubahan pada jajaran manajemen. Kekesalan ditujukan kepada sang pemilik, Stan Kroenke, yang dinilai pelit mengeluarkan uang untuk bursa transfer.

Mencoba meredamkan amarah fans, Unai Emery mengatakan klub sedang berusaha mendatangkan para pemain berharga mahal. Setidaknya, klub yang bermarkas di London Utara itu menargetkan 3-4 pemain untuk dibeli di lantai bursa.

 

Baca Juga :

Marquez Dinilai Telah Jadi Pembalap Spesial sejak Debut di MotoGP

 

“Target kami adalah membeli 3-4 pemain yang bisa meningkatkan tim dan skuad. Kami punya cukup pemain yang bagus dan pemain muda yang bisa berkembang. Pemain lain yang datang nantinya diharapkan dapat membantu kami,” tutur Unai Emery, mengutip dari BBC, Rabu (17/7/2019).

“Kami sangat, sangat menuntut, dan sedang mencari kemungkinan merekrut pemain-pemain besar berharga mahal,” imbuh juru taktik asal Spanyol tersebut.

Sejauh ini, Arsenal baru merekrut satu pemain, yakni Gabriel Martinelli. Keterbatasan anggaran transfer, yakni hanya 40 juta poundsterling (setara Rp693 miliar) membuat klub tidak leluasa bergerak merekrut pemain incaran. Seretnya dana tersebut lantas membuat para penggemar gerah dan menyerukan pergantian hirarki. Kampusbet Agen Judi Bola SBOBET

KAMPUSBET – Marquez Dinilai Telah Jadi Pembalap Spesial sejak Debut di MotoGP

Kampusbet Agen Judi Bola

Kampusbet Agen Judi Bola – Marquez Dinilai Telah Jadi Pembalap Spesial sejak Debut di MotoGP

 

Mantan pembalap motor grand prix, Julion Simon, mengomentari penampilan impresif Marc Marquez di MotoGP. Ia mengaku tak terkejut melihat kegemilangan Marquez saat ini karena sang pembalap sendiri telah menjadi rider yang istimewa sejak debut di kelas MotoGP pada 2013.

Marquez menorehkan karier gemilang di ajang MotoGP. Sejak debut di kelas tersebut pada 2013 sampai saat ini, perfomanya tak sedikit pun meluntur. Alhasil, lima gelar juara di MotoGP telah berhasil dikantonginya.

Gelar juara pertama di MotoGP didapat Marquez pada musim debutnya. Di musim perdananya mentas bersama Honda, ia berhasil menyita perhatian publik karena dengan statusnya sebagai pembalap rookie enam kemenangan dan 10 podium dapat dikantonginya kala itu.

 

Baca Juga :

Jelang Indonesia Open, Bintang China Bidik Rekor Butet

 

Penampilan impresif Marquez pun berlanjut sampai saat ini. Karena itu, peluang meraih gelar juara keenam pada musim ini terbuka sangat lebar. Kini, ia tengah bertengger di puncak klasemen sementara MotoGP 2019 dengan 185 poin, unggul 58 angka dari Andrea Dovizioso yang duduk di tempat kedua.

Melihat catatan yang begitu impresif ini, Simon tak terkejut. Sebab, ia telah mengetahui betul kualitas Marquez sebagai pembalap. Kemampuannya yang gemilang telah diperlihatkan sejak masih membalap di kelas Moto2.

“Ketika saya pertama kali bertemu Marc (Marquez), dia masih sangat muda. Meski begitu, saya tahu sejak awal bahwa dia adalah pembalap yang spesial. Di pit, dia selalu mendengarkan mekanik dan manajer timnya dengan penuh perhatian dan yang paling tidak biasa adalah komentarnya tentang pengaturan motor, sangat tepat dan sensitif,” ujar Simon, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (16/7/2019).

“Pada 2011 dan 2012, kami melaju di Moto2. Bahkan di sana, saya sudah dapat melihat jelas betapa istimewanya dia. Dia mampu mengendalikan ban depan dengan baik di tikungan. Dia membuat beberapa kesalahan saat itu, tetapi tidak pernah jatuh seperti yang dia lakukan di MotoGP, saat ini,” tukasnya. Kampusbet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – Jelang Indonesia Open, Bintang China Bidik Rekor Butet

Kampus Bet Agen Judi Bola

Kampus Bet Agen Judi Bola – Jelang Indonesia Open, Bintang China Bidik Rekor Butet

 

Atlet badminton ganda campuran asal China, Zheng Siwei berusaha mendekati rekor catatan prestasi legenda bulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir, jelang Indonesia Open 2019.

Buat Siwei, Liliyana merupakan mantan atlet badminton yang luar biasa. Selain jadi anutan bagi pebulutangkis nasional, sosok pemain yang akrab disapa Butet itu ternyata juga jadi contoh baik bagi para atlet badminton muda internasional.

“Liliyana adalah salah satu pemain yang luar biasa. Raihannya sangat sulit untuk dilampaui pemain saat ini. Sekarang yang bisa saya lakukan adalah selangkah demi selangkah mendekati prestasi yang pernah dibuat Liliyana,” ucap Zheng Siwei saat konferensi pers jelang Indonesia Terbuka 2019 di Istora Senayan, Senin (15/7).

Di Indonesia Terbuka 2019, Zheng Siwei yang berpasangan dengan Huang Yaqiong tampil sebagai unggulan pertama. Tahun lalu, keduanya terhenti di semifinal usai kalahkan wakil Malaysia, Chang Pen Soon/Goh Liu Ying 21-18, 21-16 di perempat final.

 

Baca Juga :

Anies Klaim Jakarta Terpilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

 

Sepanjang kiprahnya, Zheng Siwei/Huang Yaqiong belum pernah meraih gelar Indonesia Terbuka di Istora. Pebulutangkis 22 tahun itu menyebut bakal berusaha sekuat tenaga untuk bisa meraih gelar juaranya di Istora Senayan tahun ini.

Di babak pertama tahun ini, keduanya bakal berhadapan dengan kompatriot mereka, He Ji Ting/Du Ye. Jika perjalanannya mulus, Zheng Siwei/Huang Ya Qiong bakal berhadapan dengan wakil Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva di perempat final.

“Lawan terberat adalah lawan di setiap pertandingan. Saya ingin sekali bertemu Praveen/Melati di perempat final kalau semua lancar-lancar saja,” terang Siwei.

Soal persaingan, Siwei menyebut sangat berat. Terlebih persaingan di ganda campuran saat ini kian merata dan hampir semua negara peserta punya atlet terbaik di tiap sektor.

“Semua lawan sangat berat, yang penting kami melakukan persiapan baik. Hasil bukan yang paling penting. Tentu saya berusaha merebut gelar juara kali ini.”

“Indonesia Terbuka punya poin tinggi, kalau juara ke depan lebih gampang. Kami akan berusaha sebaik mungkin karena sebelumnya kami belum pernah ambil juara di sini,” tutupnya. Kampus Bet Agen Judi Bola

KAMPUSBET – Anies Klaim Jakarta Terpilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Kampus Bet

Kampus Bet – Anies Klaim Jakarta Terpilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E 2020. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi dari FIA.

Selain menghadiri United States-Indonesia Society (USINDO) di Washington, Amerika Serikat, Anies menyempatkan diri terbang ke New York untuk bertemu Federasi Otomotif Internasional (FIA) selaku pengelola Formula E.

Formula E merupakan turnamen balapan terpopuler kedua setelah Formula 1. Bedanya, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik dan diadakan di sirkuit jalan raya.

Anies melalui akun Instagram-nya mengumumkan bahwa FIA merestui Jakarta sebagai salah satu tuan rumah Formula E.

“Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E,” tulis Anies.

View this post on Instagram

Alhamdulillah, berhasil! Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E. Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik, dan diadakan di sirkuit jalan raya. Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu. Karena Jakarta berkompetisi dengan kota dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan tertib dan tak banyak bicara. Puncak pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi Formula-E yang juga legenda dunia balap mobil. Walau baru bertatap muka kali ini, tapi kami langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun tetap santai dan bersahabat. Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan. Menurut preliminary study, satu event balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 T. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah! Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan. Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global. Mari Jakarta, kita bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia!

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

 

Baca Juga :

MU Hadapi Bocah-bocah Australia di Laga Pramusim

 

Anies menjelaskan, pertemuan dengan FIA terjadi pada Jumat (13/7) bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Ia berdiskusi dengan para petinggi Formula E, Alexandro Agag dan Alberto Longo, yang juga legenda dunia balap mobil.

“Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah.”

“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan,” tutur Anies.

Wacana Jakarta menjadi tuan rumah Formula E sudah santer sejak beberapa tahun lalu. Delegasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang dipimpin ketuanya Sadikin Aksa di markas FIA di Paris, Perancis, pada 2018.

Rencananya, Balapan jalan raya dengan jarak lintasan yang cukup pendek ini akan melintasi kawasan Monas hingga Gelora Bung Karno, Senayan. Karena membawa pesa Eco Green, salah satu syaratnya adalah menurunkan pengurangan polusi dari pemerintah Indonesia.

Hingga kini belum ada rilis resmi dari FIA jika Jakarta resmi ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah Formula E 2020. Kampus Bet

KAMPUSBET – MU Hadapi Bocah-bocah Australia di Laga Pramusim

Kampusbet

Kampusbet – MU Hadapi Bocah-bocah Australia di Laga Pramusim

 

Manchester United akan berhadapan dengan skuat A-League Australia, Perth Glory, yang berisi sejumlah anak-anak usia sekolah dalam pembukaan tur pramusim di Stadion Optus pada Sabtu (13/7).

Pelatih kepala Perh Glory, Tony Popovic, mengatakan dua pemainnya yang masih berusia belasan yakni Kristian (17) dan Gabriel (15) termasuk dalam skuat yang akan melawan MU.
Di pertandingan tersebut, Popovic tidak akan menurunkan enam pemain terbaik The Glory antara lain Diego Castro, Andy Keogh, Matt Spiranovic, Dino Djulbic, Chris Ikonomidis dan Alex Grant.

Selain Kristian dan Gabriel, bocah berusia 15 tahun lainnya yang bernama Joshua Rawlins juga diperkirakan bakal ada di bangku cadangan.

“Saya punya dua pemain muda yang akan terlibat di pertandingan persahabatan ini. Kita lihat nanti penampilan mereka,” kata pelatih berusia 46 tahun tersebut seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Kedua anak Popovic, katanya, mencetak gol dalam laga persahabatan melawan klub semi-profesional tingkat regional Australia, Bayswater, City di pertandingan sebelumnya.

 

Baca Juga :

Pierre Gasly Tercepat di FP1 GP Inggris

 

“Sebagai seorang ayah, Anda akan bangga melihat mereka bermain dengan baik. Karier sepak bola mereka melangkah sedikit lebih baik. Akan ada lebih banyak anak muda yang mendapat kesempatan seperti ini,” katanya menambahkan.

Kendati menyertakan pemain muda, mantan bek Crystal Palace tersebut yakin Perth Glory bakal memberikan perlawanan. Popovic percaya para pemainnya bakal membuat klub bangga.

“Kami tahu kemampuan kami. Tapi saya melihat tim ini [Perth Glory] sangat fokus, bersemangat untuk bermain maksimal. Ini adalah pertandingan besar melawan salah satu organisasi olahraga terbesar di dunia,” ucap dia. Kampusbet